1. Home
  2. Kulineran

10 Seblak di Bandung yang Wajib Dicoba, Mana Paling Favorit?

Dari kerupuk hingga mie, setiap jenis seblak menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Ilustrasi seblak.
Seblak. (Wiratech)

SOEAT - Seblak, makanan khas Bandung yang terkenal dengan rasa pedas dan gurih, memiliki daya tarik yang luar biasa. Salah satu hal yang membuat seblak begitu unik adalah variasi bahan pembuatannya.

Dari kerupuk hingga mie, setiap jenis seblak menawarkan pengalaman rasa yang berbeda. Berikut adalah 10 jenis seblak berdasarkan bahan pembuatannya yang wajib dicoba:

1. Seblak Kerupuk

Seblak kerupuk adalah jenis seblak paling klasik. Menggunakan kerupuk aci yang direndam hingga lembut, seblak ini dimasak dengan bumbu kencur, bawang putih, dan cabai.

Teksturnya kenyal dan menyerap kuah dengan sempurna. Bayangkan menyantapnya pana-panas selagi hujan atau ketika cuaca sedang dingin. Nyam!

2. Seblak Makaroni

Seblak makaroni menggunakan makaroni sebagai bahan utama. Makaroni yang direbus hingga setengah matang memberikan tekstur yang lebih padat dan kenyal, cocok untuk kamu yang ingin variasi selain kerupuk.

3. Seblak Ceker

Seblak ceker adalah favorit bagi pecinta ceker ayam. Ceker yang dimasak hingga empuk memberikan rasa gurih yang khas, berpadu sempurna dengan kuah pedas.

4. Seblak Bakso

Seblak bakso menggunakan bakso sebagai bahan utama. Bakso yang kenyal dan gurih menjadi pelengkap sempurna untuk kuah seblak yang kaya rempah.

5. Seblak Tulang

Seblak tulang menggunakan tulang ayam atau sapi yang masih memiliki sedikit daging. Rasa kuah yang menyerap ke tulang memberikan sensasi makan yang lebih nikmat.

6. Seblak Mi

Seblak mi menggunakan mi kuning atau mie instan sebagai bahan utama. Teksturnya yang lembut dan kenyal membuat seblak ini menjadi favorit banyak orang.

Mi Telur. (Pixabay)
Mi Telur. (Pixabay)

7. Seblak Kwetiau

Seblak kwetiau menggunakan kwetiau sebagai bahan utama. Teksturnya yang pipih dan licin memberikan sensasi berbeda saat disantap dengan kuah pedas.

8. Seblak Jamur

Seblak jamur menggunakan jamur seperti jamur kancing atau jamur tiram sebagai bahan utama. Jamur memberikan rasa gurih alami dan tekstur yang unik.

9. Seblak Sosis

Seblak sosis menggunakan potongan sosis sebagai bahan utama. Sosis yang gurih dan sedikit smoky memberikan rasa yang berbeda dari seblak tradisional.

10. Seblak Tahu

Seblak tahu menggunakan tahu putih atau tahu sutra sebagai bahan utama. Tahu yang lembut menyerap kuah dengan baik, memberikan rasa yang creamy dan gurih.

Ilustrasi tahu.
Ilustrasi tahu. (Pixabay)

Selain jenis-jenis seblak tersebut, masih banyak jenis seblak yang ditemukan baik di Bandung, maupun di daerah lainnya. Seblak-seblak tersebut bahkan enak juga jika disantap dengan cara dicampur lebih dari dua atau tiga bahan.

Yang pasti, untuk membuat seblak yang lezat, gunakan bumbu segar seperti kencur, bawang putih, dan cabai sehingga menghasilkan rasa yang autentik.

Kemudian, jangan ragu untuk mencoba bahan baru seperti jamur atau kwetiau. Terakhir, sesuaikan level pedas. Seblak lebih nikmat jika tingkat kepedasannya sesuai dengan selera.***