1. Home
  2. Kulineran

Batagor Riasari Bandung Cocok untuk Pemburu Rasa Tulen

SOEAT - Bandung dan kuliner adalah dua hal yang mustahil dipisahkan. Namun, di tengah gempuran makanan kekinian yang datang dan pergi, ada satu nama yang t ...

Jika mencari batagor yang benar-benar mewakili identitas Bandung, yang jujur dalam rasa dan royal dalam bumbu, Batagor Riasari adalah destinasi wajib
Batagor Riasari Bandung di Jalan Veteran No. 42/ Instagram @batagorriasari

SOEAT - Bandung dan kuliner adalah dua hal yang mustahil dipisahkan. Namun, di tengah gempuran makanan kekinian yang datang dan pergi, ada satu nama yang tetap kokoh sebagai "penjaga gawang" rasa autentik yaitu Batagor Riasari.

Bagi pencinta kuliner, belum sah rasanya menginjakkan kaki di Bandung tanpa mencicipi renyahnya potongan batagor legendaris yang berlokasi di Jalan Veteran ini. Batagor Riasari sudah berjualan sejak 1986.

Jika mencari batagor yang benar-benar mewakili identitas Bandung, yang jujur dalam rasa dan royal dalam bumbu, Batagor Riasari adalah destinasi wajib
Batagor Riasari Bandung di Jalan Veteran No. 42/ Instagram @batagorriasari

Alasan Riasari Begitu Istimewa

Apa yang membuat Batagor Riasari berbeda dari ribuan penjual batagor lainnya di sudut kota? Jawabannya ada pada konsistensi. Sejak dulu, Riasari dikenal tidak pelit menggunakan daging ikan tenggiri. Begitu gigitan pertama mendarat, Kita akan merasakan tekstur yang renyah di luar tapi sangat lembut dengan rasa ikan yang kuat di dalam.

Batagor Riasari punya aroma ikan tenggiri yang kuat tapi tidak amis, menandakan penggunaan bahan baku segar. Saus kacangnya tipikal Bandung, kental, gurih, dengan semburat manis dan pedas yang pas. Tahunya tidak asam dan menyatu sempurna dengan adonan bakso ikannya.

Menu unik yang mencuri perhatian adalah batagor kuah cuko. Menyantapnya seolah makan pempek tapi versi lebih garing khas batagor. Tidak ada rasa yang dominan karena antara topongan batagor dan kuah cuko saling melengkapi.

Jika mencari batagor yang benar-benar mewakili identitas Bandung, yang jujur dalam rasa dan royal dalam bumbu, Batagor Riasari adalah destinasi wajib
Batagor Riasari Bandung di Jalan Veteran No. 42/ Instagram @batagorriasari

Lebih dari Sekadar Camilan

Batagor sebenarnya adalah akronim dari Bakso Tahu Goreng. Makanan ikonik ini lahir dari kreativitas yang tidak sengaja? Konon, batagor mulai populer di Bandung sekitar tahun 1970-an, dipelopori oleh seorang perantau bernama Haji Isan. Awalnya, ia menggoreng bakso tahu kukus yang tidak habis terjual agar tetap layak dikonsumsi dan tidak terbuang. Eksperimen itu justru menciptakan sensasi tekstur baru yang sangat disukai masyarakat hingga akhirnya menjadi identitas kuliner Jawa Barat yang mendunia.

Secara teknis, batagor merupakan produk akulturasi budaya kuliner Tionghoa dan Indonesia yang diadaptasi dengan selera lokal. Jika di negeri asalnya bakso tahu biasanya disajikan dalam kuah bening, di tangan orang Bandung, komponen ini digoreng hingga garing dan disiram bumbu kacang kental. Transformasi ini membuat batagor naik kelas, dari camilan kaki lima menjadi hidangan prestisius yang sering dijadikan oleh-oleh wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke Bandung.

Menyantap Batagor Riasari bukan cuma urusan perut, melainkan tentang merayakan nostalgia. Suasana warungnya yang sederhana justru menambah kesan autentik, seolah membawa kita kembali ke masa ketika kualitas rasa adalah segalanya, bukan sekadar estetika demi konten media sosial.

Jika mencari batagor yang benar-benar mewakili identitas Bandung, yang jujur dalam rasa dan royal dalam bumbu, Batagor Riasari adalah destinasi wajib.***