- Home
- Kulineran
5 Bakmi Terbaik dari Berbagai Negara dan Ciri Khasnya
Bakmi versi setiap negara tak hanya sekadar menjadi makanan, tapi mencerminkan budaya dan tradisi kuliner mereka.
SOEAT - Dari Asia hingga Eropa, setiap negara memiliki versi bakmi yang unik dengan cita rasa khas. Bakmi versi setiap negara tersebut tak hanya sekadar menjadi makanan, tapi mencerminkan budaya dan tradisi kuliner mereka.
Mi juga menjadi simbol kreativitas dalam memasak. Ada banyak jenis mi, kuah, bumbu, dan topping yang berbeda-beda di setiap daerah.
Beberapa negara memiliki bakmi yang begitu terkenal hingga menjadi ikon kuliner mereka. Mulai dari ramen Jepang yang kaya akan umami, hingga pasta Italia yang memiliki sejarah panjang dalam dunia gastronomi.
Lewat artikel ini, mari kita menjelajahi dunia melalui semangkuk bakmi!
Ramen (Jepang)

Ramen adalah salah satu jenis bakmi paling terkenal di dunia. Hidangan ini berasal dari Jepang, tetapi memiliki pengaruh kuat dari kuliner Tiongkok.
Ramen terdiri dari mi gandum yang tipis dan kenyal, disajikan dalam kuah kaldu yang kaya rasa. Ada beberapa jenis ramen yang populer, seperti shoyu ramen yang memiliki kuah berbasis kecap asin dengan rasa gurih yang khas.
Ada pula miso ramen, yang menggunakan pasta miso sebagai dasar kuah. Pasta ini memberikan rasa yang lebih kaya dan sedikit manis.
Ramen sering disajikan dengan topping seperti irisan daging, telur rebus, daun bawang, dan rumput laut. Setiap daerah di Jepang memiliki variasi ramen yang unik, seperti Hakata Ramen dari Fukuoka yang terkenal dengan kuah tonkotsunya.
Dan Dan Mian (Tiongkok)

Dan Dan Mian adalah bakmi khas dari provinsi Sichuan, Tiongkok. Hidangan ini terkenal dengan rasa pedas dan gurih, yang berasal dari kombinasi minyak cabai, saus wijen, dan daging cincang yang dimasak dengan bumbu khas Sichuan.
Ciri khas Dan Dan Mian adalah mi tipis yang disajikan dengan saus kental dan sedikit kuah, serta tambahan kacang tanah atau wijen untuk memberikan tekstur renyah. Hidangan ini memiliki sejarah panjang dan awalnya dijual oleh pedagang kaki lima yang membawa mi dalam keranjang bambu.
Pad Thai (Thailand)

Pad Thai adalah salah satu hidangan mi paling populer dari Thailand. Berbeda dengan bakmi berkuah, Pad Thai adalah mi goreng yang dimasak dengan saus tamarind, kecap ikan, dan gula aren, memberikan rasa manis, asam, dan gurih yang seimbang.
Mi yang digunakan dalam Pad Thai adalah mi beras, yang memiliki tekstur lebih lembut dibandingkan mi gandum. Hidangan ini biasanya disajikan dengan tahu, udang, telur, tauge, dan kacang tanah cincang, serta diberi perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran.
Pho (Vietnam)

Pho adalah bakmi berkuah khas Vietnam yang memiliki rasa ringan tetapi sangat aromatik. Hidangan ini terdiri dari mi beras yang tipis, disajikan dalam kuah kaldu yang dibuat dari rebusan tulang sapi atau ayam dengan tambahan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan jahe.
Pho biasanya disajikan dengan irisan daging sapi atau ayam, daun ketumbar, bawang hijau, dan perasan jeruk nipis. Kuahnya yang harum dan segar membuat Pho menjadi salah satu hidangan paling populer di Vietnam dan di seluruh dunia.
Pasta (Italia)

Meskipun bukan bakmi dalam definisi tradisional Asia, pasta adalah salah satu bentuk mi yang paling terkenal di dunia. Italia memiliki berbagai jenis pasta, tetapi beberapa yang paling populer adalah spaghetti, tagliatelle (mi pipih yang cocok untuk saus berbasis daging seperti Bolognese), serta penne (mi berbentuk tabung yang sering digunakan dalam hidangan panggang).
Pasta dibuat dari tepung gandum durum, yang memberikan tekstur lebih kenyal dibandingkan mi biasa. Italia memiliki tradisi kuliner yang kaya dalam mengolah pasta dengan berbagai saus dan teknik memasak.***