- Home
- Kulineran
5 Bakso Legendaris di Bandung yang Sudah Ada Sejak Lama
Di tengah “serbuan” bakso kekinian, ada kalanya lidah ingin sesuatu yang autentik. Ingin tahu apa saja bakso legend di Bandung?
SOEAT - Bakso alias baso menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu banyak orang di segala suasana. Bayangkan, bola-bola daging yang disiram kuah panas bercita rasa gurih, ditambah berbagai pelengkap seperti mie, bihun, seledri, dan bawang goreng. Tinggal tambahkan sambal, kecap, dan cuka, Ah! Semangkuk bakso dengan racikan kuah yang misdaceum (manis, lada, haseum) siap disantap.
Nah, di tengah “serbuan” berbagai bakso yang kekinian, ada kalanya lidah ingin sesuatu yang bersifat autentik. Jika sudah demikian, bakso legendaris yang sudah ada di Bandung sejak belasan atau puluhan tahun lalu, tentu akan menjadi pilihan.
Berikut adalah lima bakso legendaris di Bandung yang sudah ada sejak lama:
Mie Baso Linggarjati
Para pecinta mie dan baso di Kota Bandung pasti sudah tak asing lagi dengan nama destinasi yang satu ini. Berdiri sejak tahun 1950 dan masih menjadi kuliner yang diburu hingga saat ini, membuat Mie Baso Linggarjati hidup berdampingan dengan masyarakat Kota Bandung.

Menu Mie Baso Linggarjati yang sudah bertahan tujuh dekade. (Instagram/@miebasolinggarjati)*** Mie Baso Linggarjati menawarkan berbagai olahan mie yamin dan baso. Kelembutan mie yang dimiliki membuat mie baso ini bertahan hingga tujuh dekade lamanya.
Selain terkenal dengan mie-nya, es alpukat juga menjadi salah satu menu favorit yang jangan sampai ketinggalan untuk dicoba. lagi, kehadiran babat yang bersih dan empuk, membuat sensasi ngebaso lebih lengkap.
Bakso Semar Asli
Memiliki banyak cabang di Bandung yang bisa kita jumpai di jalan-jalan besar, Bakso Semar Asli menawarkan tekstur bakso yang kenyal dan berdaging, dengan kuah yang legit dan berkaldu. Bakso ini konon merupakan pelopor bakso urat tulang rusuk di Bandung, yang sudah ada sejak 1976.

Bakso Semar Asli. (Instagram/@baksosemarasli_id) Mie Baso Akung
Berlokasi di Jalan Lodaya Nomor 123, Burangrang, Lengkong, Bandung, Mie Baso Akung menawarkan menu yamin yang dilengkapi dengan kuah kaldu dan topping bakso. Selain itu, ada pilihan isian lain seperti pangsit, tahu, ceker ayam, dan siomay.

Suasana di Mie Baso Akung, Kota Bandung. (Instagram/@miebasoakung123) Setiap porsi Mie Baso Akung begitu memanjakan pecinta baso yang menghendaki porsi besar. Sehingga, banyak pula pengunjung yang sudah merasa cukup kenyang dengan porsi setengah.
Bakso Rudal Anggrek
Jika ingin mencari cita rasa bakso “kampung” yang nikmat di lidah, jangan lupakan Bakso Rudal yang berada di Jalan Anggrek. Mulai berjualan sejak 1991, bakso yang satu ini tetap konsisten berjualan di lokasi yang sama, yakni di warung tenda berbentuk memanjang di dekat belokan jalan Anggrek.

Bakso Rudal Anggrek. (Instagram/@basorudalanggrekbandung)* Mulai bisa disantap sejak pukul 08.30 WIB, ciri khas bakso ini terletak pada kehadiran bakso jumbo rudal yang berisi daging cincang dan ati sapi. Ada pula bakso sedang dengan isian daging cincang dan telur, serta bakso kecil dan tahu goreng.
Bakso Cuanki Serayu
Ingin yang agak berbeda? Jangan lupakan Bakso Cuanki Serayu, yang berawal dari Jalan Serayu, Kota Bandung. Bakso dan kuahnya bening begitu gurih, semakin disempurnakan dengan kehadiran batagor dan siomay kenyal yang memanjakan lidah.

Cuanki Serayu, salah satu destinasi favorit jajan di Bandung. (Instagram/@licsaysyummy)* Sudah eksis sejak 1977, Bakso Cuanki Serayu masih tetap diburu masyarakat hingga kini, termasuk pendatang dari luar kota. Hal itu bisa dapat dengan jelas terlihat, terutama di akhir pekan. So, mau pilih ngebakso di mana hari ini?***