1. Home
  2. Kulineran

Cafe Estetik Bandung yang Cocok untuk WFC, Nongkrong, dan Foto OOTD

Sedang hunting cafe instagramable di Bandung? Cek daftar coffee shop estetik yang cocok untuk WFC, nongkrong, dan bikin feed kamu makin aesthetic.

Habitaats
Habitaats - Fildzah Raihan Local Guide Level 8

SOEAT - Dari ruang kaca besar hingga tribun bambu yang menghadap sungai, Bandung punya banyak coffee shop estetik yang cocok untuk semua suasana—baik bekerja, ngonten, maupun healing sore hari.

Tak hanya memanjakan mata, delapan tempat ini juga menyajikan kopi enak dan menu ramah kantong. Berikut deretan tempat ngopi di Bandung yang menghadirkan atmosfer kuat, desain kreatif, dan pencahayaan alami yang menggoda kamera.

Third Space: Industrial Klasik yang Ramah Mahasiswa

Third Space: Industrial Klasik yang Ramah Mahasiswa
Third Space: Industrial Klasik yang Ramah Mahasiswa - Dara Aprilia Local Guide Level 2

Menempati area seluas 300 m², Third Space tampil maskulin dengan sentuhan bata ekspos dan besi hitam. Jendela setinggi empat meter menyuguhkan cahaya natural ideal untuk flat-lay makanan. Di salah satu dinding, mural besar bertuliskan “Coffee – Noodles – Dimsum” menjadi latar andalan mahasiswa pencinta estetika kasual.

Menu unggulan seperti Mie Kuah Kolagen dengan bakso keju dibanderol Rp14.000, sedangkan Kopi Susu Third hanya Rp18.000. Tersedia juga Dimsum Basket tiga varian seharga Rp24.000. Kecepatan Wi-Fi mencapai 70 Mbps, namun kursi cepat terisi selepas jam kuliah sore.

Layung Coffee: Rumah Kaca Tropis di Tepi Golf

Layung Coffee: Rumah Kaca Tropis di Tepi Golf
Layung Coffee: Rumah Kaca Tropis di Tepi Golf - GR F Google Local Guide Level 9

Layung Coffee mengusung desain greenhouse berwarna putih yang dikelilingi taman 900 m², dihiasi lampu string dan pohon flamboyan yang bersinar keemasan saat senja. Tersedia dua lantai, dengan pandangan langsung ke lapangan golf Arcamanik dari atas.

Iga Bakar Layung (Rp35.000) dan Chicken Katsu Sambal Matah (Rp28.000) menjadi pilihan favorit. Tersedia promo Hot White Rp10.000 pada pukul 08.00–10.00 pagi. Area indoor bebas asap rokok dan reservasi via WhatsApp disarankan untuk mempercepat antrean.

Sawo Coffee: Lorong Floating Cup dan Matcha Kekinian

Sawo Coffee: Lorong Floating Cup dan Matcha Kekinian
Sawo Coffee: Lorong Floating Cup dan Matcha Kekinian - Dimas rayanda timur pangestu Google Local Guide Level 8

Dengan fasad putih dan dinding kaca setinggi lima meter, Sawo Coffee memanjakan mata sejak masuk. Instalasi “floating cup” di lorong utama menjadi daya tarik visual, dipadu interior rotan dan deretan monstera yang menghadirkan estetika minimalis tropikal.

Cold Brew Sawo (Rp28.000) dan Dirty Matcha (Rp30.000) jadi andalan minuman. Croffle Lotus Biscoff yang renyah (Rp25.000) sering dipesan untuk brunch atau camilan sore. Window seat paling dicari para konten kreator—datang sebelum pukul 10 pagi untuk pencahayaan terbaik.

Khoe Pek Goan Bloemenstad: Heritage Rasa Pastry

Khoe Pek Goan Bloemenstad
Khoe Pek Goan Bloemenstad - Anatasia Meilya Local Guide Level 3

Bangunan peninggalan tahun 1885 ini tampil anggun dengan sentuhan art-nouveau. Pilar tinggi, jendela arch, dan mural pastel bertuliskan “Bloemenstad” berpadu taman bunga lavender mini yang siap mengisi galeri foto Anda.

Menu seperti Croissant Butter (Rp12.000), Bagelen Klasik (Rp15.000), dan Avocado Toast (Rp45.000) bisa dinikmati di tengah ruang indoor ber-AC yang cukup terbatas. Kopi Susu Pek Goan (Rp28.000) menjadi pilihan nyaman untuk brunch ringan di hari tenang.

Cupola ID: Tribun Bambu dan Sungai Mini di Tengah Kota

Cupola ID: Tribun Kayu Menghadap Sungai Mini
Cupola ID: Tribun Kayu Menghadap Sungai Mini - Kawi Boedisetio Google Local Guide Level 10

Tersembunyi di ujung lorong sempit kawasan Braga, Cupola ID menyuguhkan pengalaman tak terduga. Tribun bambu menurun ke arah sungai kecil dengan pencahayaan alami yang memantul dari pohon flamboyan—golden hour di sini terasa seperti teater terbuka.

Spaghetti Sambal Matah (Rp35.000) dan Eskola—kopi susu plus air kelapa (Rp25.000)—menjadi andalan. Choco Sulawesi Celebes (Rp30.000) menghadirkan cita rasa kakao lokal. Pastikan bawa senter ponsel jika datang malam, karena pencahayaan lorong cukup redup.

Bento Kopi Telkom: Ngopi di Gudang Pinggir Sawah

Bento Kopi Telkom
Bento Kopi Telkom Muhammad Fachry (FachryMyID) Google Local Guide Level 10

Berada di area Telkom University, Bento Kopi memanfaatkan gudang seluas 600 m² yang langsung terbuka ke arah sawah. Suasana industrial disegarkan mural “Live More, Worry Less” dan lampu gantung dari botol daur ulang. Live acoustic tersedia setiap pukul 19.30.

Kopi Tubruk (Rp8.000), Rice Bowl Ayam Sambal Matah (Rp18.000), dan French Fries (Rp12.000) jadi pilihan hemat. Sistem self-service diberlakukan, pengunjung mengambil alat makan dan mengembalikan tray sendiri.

Kisah Manis: Tangga Spiral dan Croffle Estetik

Kisah Manis
Kisah Manis - Azhar Panji Pratama Google Local Guide Level 2

Berdesain minimalis dengan dominasi warna putih, Kisah Manis hadir sebagai tempat croffle dan kopi yang ramah konten. Tangga spiral besi putih dan rooftop mini garden menjadi favorit pengunjung yang mencari spot foto unik. Tanaman gantung menciptakan pola bayangan menarik saat matahari tinggi.

Menu seperti Croffle Original (Rp25.000), Kopi Susu Kisah (Rp22.000), dan Kentang Goreng Rosemary (Rp22.000) cocok untuk sore santai. Rooftop hanya memuat 24 kursi—hati-hati saat sore karena angin cukup kencang dan bisa menerbangkan properti foto.

Habitaats: Kafe Tropis dengan Skylight Daun

Habitaats
Habitaats - Fildzah Raihan Local Guide Level 8

Habitaats memadukan elemen beton, kaca, dan cahaya dalam ruangan berskylight tinggi. Interior dihiasi pohon palem dan kursi rotan bundar, menciptakan suasana tropikal modern. Saat pukul 13.00–14.00, cahaya matahari membentuk siluet daun di lantai beton—momen yang diburu fotografer.

Espresso Aren (Rp18.000), Chicken Mentai Don (Rp46.000), dan Lychee Lemonade (Rp22.000) jadi andalan pengunjung. Tempat ini cocok untuk WFC dan brunch, tutup pukul 21.00 setiap hari.

Coffee shop di Bandung tak lagi sekadar tempat minum kopi, tapi juga ruang ekspresi, konten, dan koneksi. Dari tribun bambu hingga rumah kaca tropikal, pilihan tempat ngopi kini semakin bervariasi—baik dari sisi desain, suasana, maupun harga. Bandung berhasil menghadirkan pengalaman minum kopi yang tak hanya terasa, tapi juga terlihat. Pilih suasana favoritmu, bawa kamera, dan nikmati satu cangkir dalam lanskap yang menginspirasi.