1. Home
  2. Resepedia

Cara Cepat Bikin Daging Sapi Jadi Empuk

Rahasia keempukan daging sapi terletak pada pemilihan bagian daging, teknik pemotongan, metode marinasi, serta cara memasak yang tepat.

Daging sapi.
Daging sapi. (Pexels/Lukas)

SOEAT - Daging sapi adalah salah satu bahan makanan yang mudah dan sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari rendang, steak, hingga soto. Tantangan terbesar dalam mengolahnya adalah memastikan teksturnya tetap empuk dan mudah dikunyah.

Tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan saat mengolah daging sapi, berakhir dengan hasil yang alot dan ada sesuatu yang kurang. Padahal, ada berbagai teknik sederhana yang bisa diterapkan untuk mendapatkan daging yang lembut tanpa harus memasak berjam-jam atau menggunakan alat khusus seperti panci presto.

Rahasia keempukan daging sapi terletak pada pemilihan bagian daging, teknik pemotongan, metode marinasi, serta cara memasak yang tepat. Beberapa bahan alami seperti nanas, daun pepaya, dan baking soda juga bisa digunakan untuk mempercepat proses pelunakan serat daging.

Selain itu, teknik memasak seperti metode 5-30-7 atau slow cooking dengan api kecil dapat membantu menghasilkan daging yang lebih empuk tanpa kehilangan cita rasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai cara cepat dan efektif untuk membuat daging sapi empuk, sehingga kita bisa menikmati hidangan yang lezat tanpa harus bersusah payah.

Pilih Bagian Daging yang Tepat

Tidak semua bagian daging sapi memiliki tekstur yang sama. Bagian daging sapi yang paling empuk saat dimasak biasanya berasal dari area yang memiliki sedikit serat otot dan lemak yang cukup untuk menjaga kelembutan.

Misalnya, tenderloin atau has dalam. Ini adalah bagian paling lembut dari daging sapi karena hampir tidak memiliki serat otot yang keras. Cocok untuk steak atau tumisan cepat.

Tenderloin
Tenderloin atau has dalam, bagian daging sapi yang paling lembut karena hampir tidak memiliki serat otot yang keras. (Pixabay/Omisido)

Bisa pula memilih rib eye, yang memiliki kombinasi sempurna antara daging dan lemak. Sehingga, menghasilkan tekstur yang juicy dan empuk saat dipanggang atau dibakar.

Sirloin atau has luar juga bisa dipilih. Meskipun sedikit lebih berserat dibandingkan tenderloin, bagian ini tetap cukup empuk dan sering digunakan untuk steak.

Sedangkan jika dimasak dengan metode slow cooking atau direbus dalam waktu lama, bagian short rib juga bisa dipilih karena menjadi sangat empuk dan kaya rasa. Bagian sengkel atau shank yang memiliki sedikit urat, juga menjadi rekomendasi. Jika dimasak dengan teknik yang tepat seperti slow cooking atau presto, hasilnya bisa sangat lembut.

Potong Daging dengan Teknik yang Benar

Cara memotong daging juga berpengaruh pada teksturnya. Potong daging berlawanan arah dengan seratnya agar serat-serat tersebut terputus.

Serat otot pada daging sapi terlihat sebagai garis-garis panjang di permukaannya. Memotong daging berlawanan arah serat akan memutus serat otot menjadi lebih pendek, sehingga daging lebih mudah dikunyah dan tidak terasa alot.

Jangan lupa menggunakan pisau yang tajam, karena akan menghasilkan potongan yang bersih dan rapi, tanpa merobek serat daging. Pisau yang tumpul justru bisa membuat daging lebih kasar dan sulit empuk saat dimasak.

Gunakan Bahan Alami untuk Melunakkan Daging

Beberapa bahan alami dapat membantu mempercepat proses pelunakan daging, seperti nanas, daun pepaya, dan baking soda. Enzim bromelain dalam nanas dapat memecah serat daging, membuatnya lebih empuk. Cukup rendam daging dalam parutan nanas selama 30 menit sebelum dimasak.

Sementara ketika menggunakan daun pepaya, bungkus daging dengan daun pepaya selama 30-45 menit sebelum dimasak. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut.

Daun pepaya.
Daun pepaya. (Pexels/ignartonosbg)

Selain itu, campurkan sedikit baking soda dengan air. Lalu, rendam daging selama 15-20 menit sebelum dibilas dan dimasak. Beberapa cara tersebut bisa melunakkan daging secara alami.

Teknik Memasak yang Efektif

Ada beberapa metode memasak yang bisa digunakan untuk membuat daging sapi lebih empuk. Misalnya metode 5-30-7 yang merupakan cara merebus daging selama 5 menit, matikan api dan diamkan selama 30 menit dengan panci tertutup, lalu rebus kembali selama 7 menit. Teknik ini menghemat gas dan tetap menghasilkan daging yang empuk.

Atau, bisa juga dengan menggunakan slow cooking. Caranya adalah masak dengan api kecil dalam waktu lama, sehingga memungkinkan serat daging melunak secara alami tanpa kehilangan rasa.

Garam juga bisa digunakan untuk membuat daging sapi lebih empu.Baluri daging dengan garam selama satu jam sebelum dimasak untuk membantu memecah serat dan membuatnya lebih lembut.***