1. Home
  2. Resepedia

5 Cara Menikmati Batagor Tanpa Takut Kolesterol

Saus kacang tradisional untuk batagor sering mengandung minyak, santan, dan gula dalam jumlah tinggi.

batagor
Batagor. (Cookpad/Tommy Wiriadi Putra)

SOEAT - Batagor menjadi primadona jajanan khas Bandung. Hidangan ini digemari banyak orang karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah.

Namun, batagor termasuk dalam salah satu makanan yang perlu diperhatikan jika memiliki masalah kolesterol.

Sebab, proses pengolahan batagor biasanya melalui penggorengan dengan menggunakan minyak yang banyak. Selain itu, batagor juga kerap disajikan dengan saus kacang yang tinggi lemak.

Meski demikian, bukan berarti batagor harus dihindari sepenuhnya. Sebab, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bisa menikmati batagor tanpa khawatir dengan kolesterol.

1. Pilih Metode Masak yang Lebih Sehat

Penggorengan dalam minyak banyak atau deep frying meningkatkan kadar lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan, termasuk batagor.

Maka untuk mengurangi risikonya, kita bisa mengolah batagor dengan cara dikukus, dipanggang, atau menggunakan air fryer.

Proses pemasakan ini tidak memerlukan banyak minyak, sehingga dinilai lebih ramah bagi Kesehatan jantung.

Selain itu, batagor yang tidak digoreng juga tetap bisa menghasilkan tekstur yang cukup renyah jika dioles dengan sedikit minyak sehat, misalnya minyak zaitun.

2. Gunakan Bahan Rendah Lemak

Adonan batagor biasanya terbuat dari campuran ikan tenggiri dan tepung tapioka. Agar lebih sehat, pilih ikan segar rendah lemak seperti ikan nila atau dori, atau kombinasikan dengan tahu putih, tempe, dan sayuran parut seperti wortel atau kol.

Penggunaan tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati juga membantu mengurangi asupan lemak jenuh.

3. Modifikasi Saus Kacang

Saus kacang tradisional sering mengandung minyak, santan, dan gula dalam jumlah tinggi.

Untuk versi yang lebih sehat, buat saus kacang dengan cara memanggang kacang terlebih dahulu  sehingga tak perlu digoreng. Selain itu, hindari penggunaan santan dan batasi penambahan gula.

Sebagai gantinya, gunakan sedikit air perasan jeruk nipis atau cuka untuk memberi rasa segar sekaligus membantu mengontrol kadar lemak.

4. Perhatikan Porsi Makan

Mengatur porsi adalah salah satu kunci utama dalam menjaga kadar kolesterol. Konsumsi batagor dalam jumlah sedang, misalnya 2 sampai 3 potong kecil, sebenarnya sudah cukup.

Hindari juga mengonsumsi batagor terlalu sering, dan jadikan batagor sebagai camilan sesekali saja.

5. Kombinasikan dengan Sayuran Tinggi Serat

Mengonsumsi batagor dengan sayuran segar seperti timun, tomat, atau selada bisa membantu menyeimbangkan asupan lemak.

Serat dalam sayuran juga bermanfaat untuk membantu mengikat kolesterol dalam tubuh dan memperlancar pencernaan.***